SUARAPELITA I BANDUNG,- Besok 17 April 2019 adalah hari demokrasinya Indonesia, pasalnya besok digelar pemilihan umum Presiden, wakil presiden dan anggota legislatif. Namun menjelang H-1 masyarakat perantauan banyak yang kebingungan terkait pemilih yang diluar daerah.

 

Salah satunya Adven Sihombing, warga asal Medan yang sekarang bekerja di Bandung mengaku kebingungan. Pasalnya sebelumnya dia mendapat informasi dari salah satu media online terkait pemilih yang di luar kota masih bisa memilih hanya menggunakan E- KTP sehingga dia tidak mempunyai surat C-6.

 

Selain Sihombing ada juga Nita Juliani (mahasiswi), Rina Aulia (Ibu Rumah tangga dan warga lainnya yang mengaku mendapat informasi serupa. Menyikapi kesimpang siuran informasi ketua KPU Kota Bandung Suharti mengatakan KTP dan Suket (surat keterangan) hanya bisa digunakan di TPS.

 

“Untuk KTP dan Surat Keterangan (Suket) itu sendiri hanya bisa digunakan  di TPS namun itu harus sesuai dengan alamat KTP atau suket tersebut”, kata Suhartini kepada Suarapelita.com (16/04) melaui pesan whatsapp.

 

Kesimpang siuran informasi membuat masyarakat percaya sehingga mereka tidak memproses sebagaimana yang seharusnya dilakukan. Pasalnya untuk mereka yang diluar daerah seharusnya mengurus terlebih dahulu sampai tanggal 17 Maret 2019.

 

Namun Mahkamah Agung memperpanjang terkait formulir c6 sampai tanggal 10 April 2019. “Sesuai dengan UU no 7 tahun 2017 A-5 siap dilayani sampai H-30 yaitu 17 Maret 2019. Terus ada putusan MK (Mahkamah Kontitusi) di perpanjang sampai 10 April 2019”, jelasnya.

 

Menanggapi hal tersebut sejumlah pemilih mengaku kecewa karena tak bisa memilih karena kesimpang siuran informasi.

 

“Iya saya bingung, soalnya saya dapat kabar dari teman rantau katanya santai aja toh katanya kita bebas mau milih dimana aja asal bawa E-KTP udah cukup. Ya saya percaya toh dia juga dapat informasi dari media online yang sudah besar, masa berita bohong sih”, kata Adven.

 

Iapun menambahkan jika dirinya tidak mendapat sosialisasi akibat rutinitas kerjanya mengenai formulir C6 yang menyayangkannya untuk Golput di pemilu 5 tahun sekali ini. (5417)