SUARAPELITA I BANDUNG,-  Pembinaan sepak bola wanita terus dilakukan kemenpora. Hal ini dikatakan oleh Arman siang tadi (16/03/2019) kepada Suarapelita yang menjabat sebagai kepala bidang olahraga pendidikan tinggi. Menurutnya yang spesial dari acara penghargaan kemenpora adalah akan ada lauching para pesebak bola wanita.

“Yang beda dari produk olahraga kami sebelumnya adalah pesepak bola wanita. Karena banyak permintaan dari negara lain terkait atlit sepak bola wanita ini. Ini kami seriusi dan terus mencari bibit unggulan”, kata Arman.

Atlit sepak bola wanita kini menjadi perhatian kemenpora. Pasalnya banyak atlit yang berprestasi yang mewakili negara Indonesia untur bertarung di luar negeri. Salah satunya menurut Arman adalah atlit dari Universitas Pendidikan Indonesia yang telah berhasil meraih prestasi di luar negeri.

“Kini dunia olehraga sudah tak memandang gender. Sejumlah pasukan pesepak bola wanita dari berbagai kota siap berlatih”, Katanya.

Adalah Fauzi pelatih sepak bola, menurutnya dalam melatih sepak bola wanita diperlukan latihan dasar yang berbeda dengan laki- laki. Terkait kesulitan dalam melatih para atlit muda wanita yang berusia sekitar 16 samapai 21 tahun ini yakni membentuk latihan di motorik kakinya.  Pasalnya motorik kaki antara pria dan wanita itu berbeda, sehingga di tekankan untuk membentuk motorik otot di bagian kakinya.

“Kalau kesulitan sih dalam melatih di motorik kakinya. Selebihnya sih sama seperti laki- laki”, kata  Fauzi Brahmantio.

Terkait statmen dari kepala bidang olahraga Menpora mengenai atlit perempuan yang Go Internasional dirinya sangat mendukung. Pasalnya di kesempatan Piala kemenpora ini khusunya u-17 banyak atlit dari timnya yang bermain di skala nasional. Menurut pria berbaju merah ini dirinya akan terus melatih agar pemain yang dilatihnya bermain baik agar tak hanya bermain lokal tapi ke tahapan internasional.  “Saya sangat mendukung Program kemenpora ini”, ujarnya. (5417)