POLRES INDRAMAYU SEAKAN TUTUP MATA DAN JALAN DITEMPAT TERHADAP LP YG DILAYANGKAN ROHADI.

POLRES INDRAMAYU SEAKAN TUTUP MATA DAN JALAN DITEMPAT TERHADAP LP YG DILAYANGKAN ROHADI.
13 Feb

Selasa 12-02-2019Lapas Sukamiskin Bandung.

Seperti yang dulu pernah diangkat di Media Online 86News.co tanggal 6 September 2018 silam, kali ini Rohadi kembali menuturkan kepada Team Kontributor Suara Pelita melalui wawancara disela kunjungan Suara Pelita ke Lapas Sukamiskin Bandung, pada hari Selasa tgl 12/02/2019.

Pada bulan April 2018 silam melalui Kuasa Hukumnya H Eri Isnaeni.S.H, bahwa Rohadi Terpidana suap kasus pedangdut sohor Syaiful Jamil, melaporkan Tindak Pidana Penipuan Investasi Tambang Batu Blondos atas terlapor Sdr.Ha dan Je.

Modus yg dilakukan terlapor adalah ketika berpura pura menjenguk Rohadi di Lapas Sukamiskin Bandung, Agustus 2017 silam dengan menawarkan usaha Tambang Batu Blondos dengan iming-iming keuntungan Rp.20 juta/bulan, dan atas persetujuan Rohadi yg sudah termakan rayuan dan iming iming yg dijanjikan terlapor, Lalu terlapor Sdr.Ha&Sdr.Je mengambil uang ke istri Rohadi a/n.Hj Aas Rolani yg pada saat itu sedang terbaring sakit di RS PMC Indramayu sebesar Rp.100 juta pada pertengahan September 2017 silam, kemudian mengambil lagi sebesar Rp.225 juta dengan dalih untuk modal awal ataupun biaya operasional dengan jumlah total kerugian sebesar Rp.325 juta.Akan tetapi hasil yg dijanjikan tidak kunjung datang bahkan ketika Rohadi bertanya kepada istri dan keluarganya saat menjenguknya diLapas Sukamiskin Bandung kedua terlapor tsb tidak menunjukkan gelagat atau itikad baik seperti sebelumnya yg telah menjanjikan keuntungan yg menggiurkan.

Hingga pada akhirnya pada April 2018 silam melalui Kuasa Hukum nya Rohadi melayangkan LP ke Kepolisian Polres Indramayu, bahkan Rohadi juga telah dimintakan keterangan di Lapas Sukamiskin oleh penyidik Satreskrim Polres Indramayu,  bahkan Juga telah dikonfrontir dengan para terlapor di Aula Lapas Sukamiskin pada pertengahan Oktober 2018 silam.Dan Tim Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan di Tkp Songgom Buah dua Sumedang awal Nopember 2018, Namun sampai sekarang pihak Polres Indramayu seakan jalan ditempat akan penanganan perkara tsb.

Rohadi pun menambahkan bahwasanya ingin Penyidik dari Satreskrim Polres Indramayu agar menyidik dan memeriksa istri dan anak dari terlapor Ha, hal itu dikarenakan Ha demi tipu daya nya membawa serta istri dan anaknya pada bulan Oktober 2017 ke Lapas Sukamiskin ketika terlapor Ha mengambil uang ke Rohadi, Sebagaimana tertuang dlm pasal 56 UU KUHP, ” Turut Serta dalam Melakukan Tindak Pidana (kejahatan)”, dan Cctv Lapas Sukamiskin juga bisa dijadikan alat bukti guna memperkuat Laporan saya, ujarnya.

Sangat ironi dan seperti peribahasa sudah jatuh tertiban tangga pula, sudah menjadi terpidana dan menjalani hukuman yg sesungguhnya bukan atas dasar perbuatan “aktif”nya, harus pula kena tipu oknum orang yg tidak punya perikemanusiaan.

Tapi Rohadi akan terus dan terus berjuang dengan bantuan dari pihak keluarga dan kerabatnya untuk mendapatkan keadilan dari berbagai kasus yg menimpa serta menjeratnya menjadi terpidana.

Akankah Tim Penyidik Kepolisian Resort Indramayu tetap jalan ditempat dan menghentikan penanganan LP yg diLayangkannya?.Bukankah ada pernah Kapolri mengeluarkan Statementnya, jika jajarannya mulai dari tingkat Polsek, Polres, maupun Polda sekalipun dalam jangka waktu satu bulan tidak bisa menyelesaikan satu perkara (kasus) maka Kapolri tidak segan segan menindak jajarannya tsb dengan Pemutasian Jabatan.

Team.Kontributor. Suara Pelita Asep/Nurdin/Supardi.

DARI LP SUKAMISKIN, ROHADI MENGGUGAT KEADILAN.

DARI LP SUKAMISKIN, ROHADI MENGGUGAT KEADILAN.
12 Feb

Selasa 12-02-2019, Lapas Sukamiskin Bandung.

Bahwa untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan yg hakiki, terpidana kasus suap artis dangdut Syaiful Jamil, Rohadi (Mantan Panitera Pengadilan Jakarta Utara), dari balik jeruji LP Sukamiskin meminta agar KPK buka rekaman percakapan/sms, di hp milik terpidana Rohadi yg di sita KPK.

Jika mengacu kepada UU No.14 Tahun2008 Keterbukaan informasi Publik, layak jika Rohadi meminta KPK agar buka rekaman percakapan di handphone miliknya yg kini berada di genggaman KPK, dengan handphone merk Nokia No BB 36-38-39.

Menurut penuturannya thd kontributor kami (Suara Pelita), Rohadi mengungkapkan bahwa didlm hp miliknya itu terdapat kunci untuk menguak kebenaran, terdapat percakapan Penerima gratifikasi “Uang Suap” kasus Syaipul Jamil,nama nama yg terkait dan ada dlm rekaman percakapan tsb adalah:Bertha(mantan terpidana kasus yg sama) dan kini sudah bebas,dan Hakim Dasima juga Rohadi yg sebetulnya Rohadi hanya sebagai penyambung antara Bertha dan Hakim Dasima, yg dlm rekaman percakapan tlp tersebut terdapat negoisasi nominal uang yg harus diserahkan oleh pihak saipul jamil untuk para hakim dan jaksa.Mulai dari nominal 50jt sampai akhirnya 250 juta rupiah.

Selain nama nama tersebut, ada juga nama yg terkait yaitu Karel Tupu S.H.yg kini menjabat Hakim Tinggi di PN Bandung, serta Lilik Mulyadi yg pada saat itu menjabat sebagai KPN Jakut sekarang menjabat sebagai Hakim Tinggi Medan.

Terkait nama besar Hakim Tinggi Karel Tupu.S.H., menyuruh Rohadi agar berbohong ketika Rohadi diperiksa oleh KPK dan ditanya untuk siapa sejumlah uang tsb, dan akhirnya karena arahan dari Karel Tupu, Rohadi pun hanya menjawab dengan Tulisan, “Saya Tidak Jawab”.

Selain itu juga padahal Rohadi ketika dlm persidangan Syaiful Jamil, sudah mencabut seluruh keterangan, kesaksian Terdakwa Bertha itu semuanya bohong, tetapi oleh Hakim tidak ditanggapi.

Selain itu juga Rohadi meminta KPK mendatangi salah satu maskapai penerbangan (Lion Air) agar mau mengumumkan daftar penumpang Jakarta-Jogja, Solo-Jakarta awal Mei 2016, karena disitulah terdapat gratifikasi rombongan “Pelesiran”, Seluruh Hakim dan KaryawanPN Jakut,yang dibiayai “Uang Suap” Syaiful Jamil melalui Bertha untuk Hadiri acara pernikahan anak dari Hakim PN Jakut Kun Maryoso.

Dan pada juni 2016 silam saat OTT (Operasi Tangkap Tangan), ada sejumlah Tiket Pesawat a/n MRS.Sulistyaningsih dan keluarga.Tiket a/n Miss.Novianti Dasima Putri (puteri dari Hakim Dasima) dan a/n Rohadi, Tujuan Jakarta-Malang Kamis siang-Jumat pagi Malang-Surabaya, dalam rangka menghadiri Pelantikan a/n Ifa S, sebagai KPN Sidoarjo.

Adapun alur dari aliran Suap tsb:

Rp.50.000.000 dari Bertha Nadia yg diserahkan ke Rina Pertiwi, S.H.,yang pada saat itu menjabat sebagai Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Utara, dan pada tahun 2018 pindah tugas sebagai Panitera PN Jakarta Timur hingga sekarang.

Rp.50.000.000 uang Pribadi dari Rohadi yg pada saat itu disuruh cari dana oleh Lilik Mulyadi yg Rohadi serahkan ke Rina Pertiwi.yang Rohadi sendiri tidak ikut pada saat itu.

Rp.50.000.000 diserahkan ke Sulistyoningsih. PP.PN Jakut.

Rp.50.000.000 diserahkan ke Hj.Kostini S.H., PP.PN Jakut.

Rp.50.000.000 diserahkan ke Rina Pertiwi, plus Tiket Pesawat Jkt-Jogja  Solo-Jkt.

Rohadi juga meminta KPK agar membuka CCTV Hotel Grand Aston Medan tgl 10-Juni-2016 kisaran pukul 13.00 wib.Karena di situ terdapat percakapan antara Hakim Dasima yg menyuruh Rohadi,agar perkara ini cukup sampai di Mas saja(Rohadi saja).

Lalu akankah KPK mendengar dan menindaklanjuti permintaan Rohadi agar terkuak kebenaran yg sebenarnya? Ataukah KPK akan tinggal diam serta tidak melakukan tindaklanjut?.Apakah Rohadi dianggap berbohong yg padahal Rohadi sendiri sudah menyurati Presiden?.

Tetapi Rohadi akan terus dan terus meminta agar KPK akhirnya membantu Rohadi mendapatkan Kebenaran dan Keadilan yang Hakiki.

Team.Kontributor Suara Pelita.Asep/Nurdin/Supardi.

Serah Terima Jabatan Kapolda kepada 3 Kapolres di Aula Moeryono

Serah Terima Jabatan Kapolda kepada 3 Kapolres di Aula Moeryono
11 Feb

SUARAPELITA,- Serah terima Jabatan dilakukan Inspektur Upacara Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I kepada Kapolres Karawang, Kapolres Purwakarta, dan kapolres Banjar di Aula Moeryono Mapolda Jabar senin pagi (11/02/2019).

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs.Agung Budi Maryoto M.S.I., menyampaikan bahwa serah terima jabatan yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari siklus pembinaan SDM Polri, dalam bentuk Tour Of Duty, maupun Tour Of Area yang telah disusun dan dijalankan secara terencana, terpola dan terprogram sesuai kebijakan pimpinan Polri dan kebutuhan organisasi.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Wakapolda Jawa Barat, Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Pejabat Utama Polda Jawa Barat dan Seluruh Kapolrestabes, Kapolresta dan Kapolres se-Jajaran Polda Jabar. Serah Terima Jabatan Kapolres Karawang, Purwakarta dan Banjar, adapun Pejabat lama yang melaksanakan Serah Terima Jabatan .

Ketiga Kapolres ini di sumpah sesuai ajaran agamanya masing- masing. Salah satu sumpah yang dikatakan adalah tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Setiap pelaksanaan Serah Terima Jabatan di dalamnya menuntut komitmen, dedikasi dan tangung jawab serta loyalitas pejabat yang bersangkutan, untuk dapat melakukan peran, tugas, serta fungsi yang diamanahkan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang harus dilaksanakan secara professional, akuntabel dan penuh rasa tanggung jawab”, kata Kapoda Jabar.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko, S.I.K, Pejabat yang melaksanakan Serah terima jabatan adalah AKBP Matrius S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Banjar kini menduduki jabatan sebagai Kapolres Karawang, AKBP Slamet waloya, S.IK, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Karawang sekarang menduduki jabatan sebagai Kasubbaganevdalpuanpers Baganev Rojianstra SSDM Polri dan AKBP Twedi Aditya Bennyahdi S.IK, S.Sos, M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Purwakarta, sekarang menjabat sebagai Kasidiklaka Subitlaka Ditgakkum Korlantas Polri.

Selanjutnya Kapolda Jabar juga mengatakanbahwa pada setiap pelaksanaan Serah Terima Jabatan di dalamnya menuntut komitmen, dedikasi dan tangung jawab serta loyalitas pejabat yang bersangkutan, untuk dapat melakukan peran, tugas, serta fungsi yang diamanahkan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang harus dilaksanakan secara professional, akuntabel dan penuh rasa tanggung jawab. (San).

 

 

KAPOLDA JABAR SILATURAHMI DAN TATAP MUKA SERTA DEKLARASI DAMAI PEMILU 2019 DENGAN NELAYAN BESERTA ELEMEN MASYARAKAT KABUPATEN PANGANDARAN.

KAPOLDA JABAR SILATURAHMI DAN TATAP MUKA SERTA DEKLARASI DAMAI PEMILU 2019 DENGAN NELAYAN BESERTA ELEMEN MASYARAKAT KABUPATEN PANGANDARAN.
10 Feb

Minggu (10/02/2019), Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol.Drs.Agung Budi Maryoto,M.S.I, didampingi oleh Wakapolda dan Pejabat Utama Polda Jabar melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Tatap Muka dalam Rangka Bakti Sosial dan Deklarasi Damai Pemilu 2019 dengan Elemen Masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Hadir pula dlm kegiatan tsb, Bupati Pangandaran, Dand 0613/Ciamis, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Kapolres Ciamis beserta Jajaran, Ketua MUI kab, Pangandaran, Ketua KPU Kab.Pangandaran, Ketua Bawaslu kab Pangandaran, Para Ketua Partai Politik dan Ormas/LSM Kab Pangandaran, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Kab Pangandaran Serta para Nelayan Kab Pangandaran.

Dalam kegiatan tsb, pemerintahan bersama seluruh unsur masyarakat kab Pangandaran,menyatakan deklarasi untuk bersepakat serta berkomitmen, melaksanakan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 yg Aman, Damai dan Sejuk.

Kapolda Jabar dlm sambutannya berharap agar FKPD, Para Ulama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Parpol dan seluruh Elemen masyarakat Pangandaran dlm kegiatan Pemilu 2019 tetap rukun, guyub, dan tidak menjadikan perbedaan itu suatu Konflik serta harus tetap mengutamakan persatuan dengan menjaga situasi Kamtibmas tetap Kondusif.

Disampaikan pula oleh KabidHumas Polda Jabar Kombes Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko. S.I.K., bahwa seluruh Elemen masyarakat diminta bersama-sama meminimalisir isu-isu provokatif menyangkut isu-isu Primodialisme, Penyebaran Hate Speech, berita hoaks, radikalisme, intoleransi, dan terorisme.

Pada kesempatan tsb, atas kerjasama Ditpolair Polda Jabar dengan Mitra Polri PT.Binaetama Kayone Lestari Indihiang diserahkan Polis Asuransi kepada para Nelayan Kab.Pangandaran sebanyak 1.000 orang, juga bekerjasama dengan Dinas Syahbandar Kab.Pangandaran diserahkan Dokumen Kelengkapan Kapal, yakni Pas Kecil secara gratis kepada 400 orang nelayan, sehingga secara resmi nelayan diperbolehkan untuk menangkap ikan di seluruh Perairan Indonesia.

Kapolda Jabar memberikan alat Keselamatan nelayan sebanyak 100 buah ring boy dan 500 paket sembako sehingga diharapkan dapat bermanfaat bagi para nelayan.

Team Kontributor Suara Pelita. Asep/Nurdin/Supardi.

KABID HUMAS POLDA JABAR: POLWAN”GEULIS LODAYA 14″ PATROLI SEPEDA DAN JALAN KAKI DI CFD DAGO DAN GASIBU BANDUNG.

KABID HUMAS POLDA JABAR: POLWAN”GEULIS LODAYA 14″ PATROLI SEPEDA DAN JALAN KAKI DI CFD DAGO DAN GASIBU BANDUNG.
10 Feb

Minggu(10/02/2019) Telah dilaksanakan kegiatan Polwan Negosiator “Geulis Lodaya 14” Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Jabar dalam pelaksanaan Patroli Sepeda dan Jalan Kaki di Car Free day Dago dan Gasibu Bandung.

Polwan Negosiator yg melaksanakan tugas tsb berjumlah 19 Personel yg dipimpin oleh Panit Negosiator Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Jabar IPDA RISKAWATI, S.Tr.K.

Seperti yg disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., bahwa tujuan dilaksanakannya Patroli Sepeda untuk menjalin tali Silaturahmi antara Anggota Polisi dengan Masyarakat serta melindungi masyarakat dari gangguan Kamtibmas.

Selain itu agar Polri dapat menyampaikan pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta agar Masyarakat dapat melaksanakan Olahraga dalam keadaan aman dan Kondusif.

 

Team. Kontributor Suara Pelita. Asep/Nurdin/Supardi.

KAPOLDA JABAR LAKSANAKAN SILATURAHMI KAMTIBMAS KE BEBERAPA PONDOK PESANTREN DI KOTA TASIKMALAYA DAN KAB.TASIKMALAYA.

KAPOLDA JABAR LAKSANAKAN SILATURAHMI KAMTIBMAS KE BEBERAPA PONDOK PESANTREN DI KOTA TASIKMALAYA DAN KAB.TASIKMALAYA.
10 Feb

Sabtu 09-02-2019, Kapolda Jabar Irjen Pol.Drs Agung Budi Maryoto, M.S.I., melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas dengan Tokoh Agama, Pimpinan Pondok Pesantren dibeberapa Ponpes yg ada di wilayah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.

Pada giat Silaturahmi tsb, Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., didampingi oleh Wakapolda Jabar dan Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolres Tasikmalaya Kota, Kapolres Tasikmalaya, dan Kapolres Ciamis.

Di wilayah Kota Tasikmalaya, Kapolda Jabar melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas ke Pondok Pesantren Ma’had Ihya As Sunah Cihideung Tasikmalaya , Pondok Pesantren Raudlatul Muta’Alimin Kota Tasikmalaya, Pondok Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya.

Sedangkan di Mapolres Tasikmalaya, Kapolda Jabar Irjen Pol.Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kab.Tasikmalaya.

Menurut KabidHumas Polda Jabar Kombes Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko. S.I.K., bahwa giat Kunjungan tsb dimaksudkan sebagai sarana Silaturahmi antara Kepolisian dan TNI dengan Tokoh Agama, Ulama dan Umara Sehingga terjalin hubungan Komunikasi yg baik, saling bersinergi bekerjasama dan mendukung dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yg aman dan Kondusif di wilayah Hukum Polda Jawabarat.

Harapannya adalah dengan dilaksanakannya Silaturahmi ini akan terjalin kerjasama dan Komunikasi antara Tokoh Agama maupun Warga Masyarakat dengan Polri sehingga pesan-pesan Kamtibmas dapat dengan mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

Pada Kegiatan ini Kapolda Jabar memberikan Tali Asih kepada para Santri di setiap Ponpes yg dikunjungi serta Kapolda Jabar juga berkesempatan melaksanakan Talk Show Live dengan Pimpinan Ponpes Ma’had Ihya As Sunah dalam acara Talk Show Media Gema Islam (MGI TV) juga Stasiun Radio Riyadhul Jannah.

Team kontributor Suara Pelita. Asep/Nurdin/Supardi.

KAPOLDA JABAR SILATURAHMI KAMTIBMAS KE PONDOK PESANTREN DARUSSALAM CIAMIS.

KAPOLDA JABAR SILATURAHMI KAMTIBMAS KE PONDOK PESANTREN DARUSSALAM CIAMIS.
10 Feb

Sabtu 09-02-2019. Sekitar pukul 15.50 wib.Selesa Kapolda Jabar bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.

Silaturahmi Kamtibmas tersebut mengunjungi Pimpinan dan Santri Pondok Pesantren Darussalam.Kedatangan Kapolda dan Rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes KH.Fadlil Yani AinuSyamsi.

Kapolda Jabar Irjen. Pol.Drs.Agung Budi Maryoto, M.S.I., Menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana Silaturahmi antara Kepolisian dengan Tokoh Agama, Ulama dan Umara sehingga terjalin hubungan Komunikasi yg baik, saling bersinergi, bekerjasama dan mendukung, dalam mewujudkan Situasi Kamtibmas yg aman dan Kondusif di Jawabarat.

Disampaikan oleh KabidHumas Polda Jabar Kombes. Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko., S.I.K., bahwa dalam kesempatan tersebut Kapolda Jabar dan Wakapolda Jabar menyerahkan Tali Asih Secara Simbolis kepada para Santri.

Adapun para Pejabat dan tamu undangan yg hadir pada acara Silaturahmi Kamtibmas yaitu:Kapolda Jabar, Wakapolda Jabar, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam (KH.Fadlil Yani AinuSyamsi), Karo Ops Polda Jabar, Dir IntelkamPolda Jabar, Dir Reskrimsus Polda Jabar, Dansat Brimob Polda Jabar, Kabid Propam Polda Jabar, Kapolres Ciamis dan jajaran beserta para Santri Santriwati Pondok Pesantren Darussalam.

Team Kontributor Suara Pelita. Asep/Nurdin/Supardi.

UCAPAN SELAMAT HARI PERS NASIONAL, AGAR INSAN PERS SELALU BERADA DI KORIDOR SEBAGAI JEMBATAN ASPIRASI RAKYAT.

UCAPAN SELAMAT HARI PERS NASIONAL, AGAR INSAN PERS SELALU BERADA DI KORIDOR SEBAGAI JEMBATAN ASPIRASI RAKYAT.
09 Feb

Ucapan Selamat Hari Pers Nasional oleh Pimred SuaraPelita. Com


  • Suny Fitriyani.

Sabtu 09-02-2019 Ucapan Selamat Hari Pers Nasional, juga berdatangan dari berbagai kalangan. Selain Pimred Suara Pelita.com yang mengharapkan agar creww wartawan yg berada dlm naungan Redaksi Suara Pelita.com menjadi Lebih baik, lugas, Jujur, serta menjaga Norma-norma azas budaya timur sebagai bangsa yg sopan berbudi luhur juga memiliki wawasan luas terhadap apa yg menjadi jati diri insan Pers.

 

KabidHumas Polda Jabar Kombes.Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko.S.I.K., pun menyampaikan selain ucapan Selamat Hari Pers Nasional bagi seluruh Insan Pers, bahwasanya selain menjadi Jembatan Aspirasi Rakyat hendaknya insan Pers jangan menyebarkan berita yg belum tentu benar atau Hoax, dan selalu memberikan berita perimbangan yg sesuai Fakta dilapangan, Kabid humas Polda Jabar juga menyarankan agar rekan Pers Senantiasa bersinergi dengan berbagai elemen bangsa, dan khususnya bagi Kepolisian Republik Indonesia wilayah Hukum Jawabarat, kami menyampaikan Apresiasi yg sebesar besarnya bagi rekan media yg terus membantu pihak Kepolisian dengan selalu menjadi Mitra yg terus membantu menayangkan berbagai macam kegiatan Polda Jabar khususnya, serta kegiatan kegiatan disetiap Kesatuan Kepolisian yg berada diwilayah Hukum Polda Jabar.

Ucapan Selamat Hari Pers Nasional juga datang dari Serda.Asep Tedi Triana.Anggota Koramil 1014 Cimanggung Sumedang yg bertugas sebagai Babinsa Desa Sawah Dadap.Kec.Cimanggung. Kab.Sumedang, yg menyampaikan juga bahwasanya dengan bermitranya media/Pers dengan semua unsur instansi dan Keamanan, sudah sangat membantu kinerja aparatur yg ada di Negeri ini.tuturnya pula “Saya sangat berterimakasih kepada insan Pers yg sangat membantu tugas kami dalam menyelesaikan berbagai macam Pekat (Penyakit Masyarakat), khususnya diwilayah Pemdes Sawah Dadap, dimana tempat saya bertugas, tetaplah menjadi insan media yg selalu mengedepankan UU Pers.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Agus Wahyudin.S.E., selaku Koordinator.Kabiro Jabar.dari Redaksi 86News.co, Fungsi Pers di Indonesia mengacu pada fungsi Pers secara Universal dan telah memiliki Landasan serta Pedoman.Rumusan fungsi Pers di Indonesia termaktub dlm Pasal 3 undang-undang No.40 Thn 1999 tentang Pers yg berbunyi sebagai berikut:

Ayat  1: Pers Nasional mempunyai fungsi sebagai media Informasi, Pendidikan, Hiburan, dan Kontrol Sosial.

Ayat   2: Disamping fungsi tsb ayat (1), Pers Nasional dapat berfungsi sebagai Lembaga Ekonomi.

 

Selamat Hari Pers Nasional.

Team.SuaraPelita. Asep/Nurdin/Supardi.

JamesTak Akui Pertemuan Bahas Proyek Meikarta

JamesTak Akui Pertemuan Bahas Proyek Meikarta
07 Feb
Suara Pelita,- James Riady akhirnya hadir sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan suap proyek meikarta di Pengadilan Negeri (PN) Bandung hari ini  (06/02/2019). Dalam kesaksiannya James mengakui tidak mengetahui terkait proyek Meikarta.
James yang merupakan pengusaha dalam persidangan tersebut mengatasnamakan diri sebagai ketua yayasan pendidikan Pelita Harapan. Meski mengakui terkait adanya pertemuan, namun james membantah tidak mengenal Neneng Hasanah Yasin.
“Waktu itu Pak Toto‎ mengajak saya. Saya sempat mengelak tapi pak Toto terus mengajak bertemu dengan ibu bupati karena beliau baru melahirkan. Akhirnya saya ikut ke kediaman bupati,” kata James.
Dalam dakwaan jaksa, disebutkan James Riyadi membahas soal perizinan IMB bahkan menunjukan gambar terkait Meikarta. Namun, James lagi menyanggah adanya pembahasan proyek Meikarta maupun pemberian uang.
” Waktu itu saya dan Neneng Hasanah Yasin membahas terkait dunia pendidikan”, kata james.
Namun, keterangan James bertolak belakang dengan  dakwaan jaksa untuk terdakwa Billy Sindoro yang menyebut bahwa  Neneng menerima suap senilai Rp 16 miliar untuk perizinan IPPT dan IMB proyek Meikarta.
Dalam fakta persidangan sebelumnya pun Billy disebut membuat tim untuk mengurus izin tersebut dengan melibatkan Fitradjaja Purnama, Henry Jasmen dan Taryudi. Keempatnya dalam kasus ini ditetapkan sebagai terdakwa.
Menanggapi hal itu, James lagi-lagi menyangkalnya. Ia mengaku tidak tahu terkait proses perizinan dari proyek Meikarta. Alasannya, ia tidak punya kaitan dengan pengembang
Jaksa kemudian menanyakan PT Inti Anugerah Propertindo (IAP). Ia menjelaskan perusahaan yang bergerak dalam investasi itu adalah warisan orang tuanya untuk dirinya dan adiknya.
“PT IAP merupakan pemegang saham di PT Lippo Karawaci dan PT Lippo Cikarang. Tapi saya tidak pernah mendapatkan laporan dari PT IAP,” kata James.
Lebih lanjut ia mengungkapkan ada ketidakjelasan dalam penyebutan jabatan Billy Sindoro sebagai Ditektur Operasional Lippo Group. Pasalnya, menurutnya tidak ada badan hukum Lippo Group dan tidak ada jabatan direktur operasional.
Persidangan untuk kesaksian James Riady hanya berlangsung sekitar 60 menit. Sebelumnya James meminta ijin untuk menyatakan kesaksiannya karena ada jadwal perayaan Imlek di luar negeri bersama keluarga.
Diberitakan dalam persidangan sebelumnya, saksi kasus suap Meikarta, Acep Eka Pradana mengungkap adanya pertemuan antara Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dengan James Riady.
Pria yang dahulu bekerja sebagai ajudan Bupati itu mengatakan pertemuan antara James dan Neneng terjadi pada awal 2018.
“Saya dapat telepon pak James Riady mau menghadap ibu. Saya langsung sampaikan ke ibu, pak James mau menghadap,” ujar Acep saat ditanya Jaksa KPK dalam sidang kasus suap perizinan Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (16/1/2019).
Setelah pertemuan itu, anak buah Billy Sindoro, yang merupakan konsultan pengembang Meikarta, Fitradjaja Purnama dan Henry P Jasmen sering bertemu dengan Neneng.
Dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum, pertemuan James Riady dengan Neneng tersebut diduga berkaitan dengan proyek Meikarta. Dalam surat dakwaan, James sempat memperlihatkan gambar proyek pembangunan Meikarta kepada Neneng.
Selepas pertemuan tersebut, pengembang Meikarta mengajukan permohonan IMB untuk 53 apartemen dan 13 basement dalam proyek Meikarta. Permohonan tersebut dilayangkan pada Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Bekasi. KPK pun menyebut serangkaian suap terjadi dalam proses penerbitan IMB tersebut.
Keempat terdakwa disebut jaksa telah menyuap Bupati Bekasi Neneng Hasanah dan pejabat pemerintah Kabupaten Bekasi. Pemberian uang senilai Rp 16,1 miliar dan Sing$ 270 ribu tersebut diyakini terkait pengurusan sejumlah izin proyek Meikarta. (Sani)