SUARAPELITA I JAKARTA,- Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi No. 67/200-2012 telah menetapkan 21 Maret sebagai Hari Hutan Internasional (HHI). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK selaku kementerian paling terkait di Indonesia, telah menginisiasi peringatan HHI mulai 2014 melalui serangkaian kegiatan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnya keberadaan semua jenis hutan dan pohon di luar hutan.

 

Mengacu tema global HHI 2019, acara di Indonesia kali ini bertema Rekreasi Edukasi Rimbawan Milenial. Tema tersebut bermakna pentingnya pendidikan pengelolaan hutan berkelanjutan dan konservasi keanekaragaman hayati bagi generasi milenial. Melalui hutan yang sehat akan mendukung pencapaian generasi yang sehat, tangguh, serta mencapai perekonomian yang makmur.

 

Peringatan HHI 2019 kali ini, diisi dengan serangkaian kegiatan yang banyak melibatkan kaum milenial, antara lain dilakukan pameran, talkshow, lomba pidato, panggung HHI, lomba mewarnai, menggambar, lomba video drone dan penyediaan bibit buah-buahan. Semua kegiatan tersebut, diharapkan dapat semakin menumbuhkan apresiasi dan kecintaan masyarakat pada pohon dan hutan. Berbagai kegiatan ini sekaligus menunjukkan kepada masyarakat global upaya-upaya pelestarian hutan di Indonesia.

 

Sekjen KLHK Bambang Hendroyono mewakili Menteri LHK dalam salah satu pesannya menghimbau, tak ada kata terlalu dini untuk belajar mengerti tentang pepohonan. Untuk itu, di peringatan HHI ini, perlunya sosialisasi lebih gencar agat anak-anak dibantu terhubung dengan alam sehingga tercipta generasi masa depan yang sadar atas manfaat pohon dan hutan serta kebutuhan untuk mengelolanya secara berkelanjutan. (Vaz)